“AHY NgariungdiJabar” AHY Puji Desa Majasari Dari Desa Tertinggal Menjadi Desa Teladan Nasional

by

INDRAMAYU – SinfoNews.Com

Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Balai Desa Majasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat untuk mendengarkan aspirasi berbagai komunitas termasuk mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW).  Sholehah (35), adalah salah satu mantan TKW yang berangkat ke Riyad, Saudi Arabia selama sembilan tahun. Kepada AHY, Sholehah menuturkan kegundahannya menjalani profesi TKW yang menuntutnya untuk meninggalkan orang-orang tersayangnya.

banner 300250

“Seorang ibu itu harusnya berada di rumah bersama anak-anaknya. Itu adalah tugas seorang ibu,” ucap Sholehah dengan hati yang berat. Hal tersebut diperburuk oleh keadaan dimana ia harus berkerja lebih larut karena harus melayani dua majikan di tempat perwakilannya. Itu tidak sesuai dengan kontrak kerja, seharusnya saya cukup melayani satu majikan,” jelasnya.

Permasalahan tak terhenti di situ. Nuryati Arifin (32) mantan TKW asal Indonesia juga curhat mengenai permasalahannya kepada AHY. Ia berangkat ke Madinah, Saudi tahun 2007 hingga 2017. Selama sepuluh tahun, Nuryati harus menghadapi perlakuan keji dan tidak manusiawi dari majikan perempuannya. Ia dituduh berselingkuh dengan suami majikannya dan menerima kekerasan fisik.

“Ini tangan saya diguyur bensin,” terang Nuryati yang sepanjang tangannya terkena luka bakar akibat disulut api oleh majikannya.

“Di Arab Saudi saya gak dikasih HP jadi komunikasi susah. Kalau agen saya nelfon harus melewati majikan saya dulu dan majikan saya nggak pernah kasih tahu kalau agen saya telpon,” jelas Nuryati tegar.

AHY mengecam keras atas kekerasan terhadap TKW.

“TKW harus dilindungi oleh negara jangan sampai mereka diperlakukan dengan kasar, dan tidak manusiawi. Kita bersama-sama harus benar-benar menjaga semua hak yang mereka miliki,” tegas AHY.

Dengan itu, AHY sangat mendukung program pelatihan TKW yang juga diusung oleh Kepala Desa Majasari Wartono. Wartono mengadopsi program pelatihan kewirausahaan untuk mantan TKW di desanya. Hal tersebut ditujukan untuk memberi kesempatan bagi para mantan TKW untuk meningkatkan skills untuk mereka gunakan di dunia pekerjaan.

“Pelatihan kewirausahaan untuk TKW saya kira adalah inisiatif yang baik,” kata AHY.

“Ini harus dilakukan terus. Dalam proses mereka kembali ke Tanah Air harus dilengkapi dengan (rencana) keberlanjutannya,” lanjutnya.

Mengakhiri dialog hangat ini, AHY berfoto bersama para mantan TKW di depan Balai Desa Majasari. Sesaat mereka melupakan persoalan hidup mereka yang berat dan bergembira bersama AHY.

Lebih dari sepuluh ribu orang Indramayu mengadu nasib sebagai TKI/TKW dan Desa Majasari adalah salah satu yang terbesar. Sekitar 70 persen penduduk desa ini pernah menjadi TKI/TKW. Pemerintah Desa juga berjasa dalam membantu para TKI/TKW dengan mengintegrasikan uang gaji kiriman mereka dari luar negeri dengan unit-unit usaha pertanian atau peternakan sehingga jerih payah mereka dapat diolah menjadi sebuah investasi.

Inisiatif ini dimulai sejak 2012, dan di tahun 2016 Desa Majasari dianugerahi penghargaan desa terbaik tingkat nasional.

Sebelumnya desa ini tergolong sebagai desa tertinggal. Perwakilan Partai Demokrat Kabupaten Indramayu maupun DPR RI aktif membantu pemberdayaan desa ini. Turut menghadiri acara ini diantaranya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu Sri Budi Harjo, Direktur Akademi Minyak dan Gas Bumi Nahrudin. *Red/csa/adw

banner 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *