Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Purwasuka-Bekasi

Bupati Cellica Turut Berjasa dalam Perjalanan Pembangunan Masjid Agung Karawang

13
×

Bupati Cellica Turut Berjasa dalam Perjalanan Pembangunan Masjid Agung Karawang

Sebarkan artikel ini
Karawang mengaji yang digelar Mesjid Agung Syeh Quro@2023SINFONEWS.com
Karawang mengaji yang digelar Mesjid Agung Syeh Quro@2023SINFONEWS.com
banner 325x300

Pewarta : REDAKSI | Editor : RYAN S KAHMAN

“Masjid Agung Syech Quro Karawang pertama kali dibangun tahun 1418 Masehi atau 838 Hijriyah oleh ulama tersohor bernama Syekh Quro yang bernama lengkap Syekh Hasanudin bin Yusuf Sidik

banner 325x300

KARAWANG | BUPATI Kabupaten Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana termasuk sosok yang tercatat dalam perjalanan proses pembangunan Masjid Agung Syech Quro dari masa ke masa. Hal ini diungkapkan Sekda Karawang, Drs. H. Acep Jamhuri dalam acara Karawang Mengaji, Kamis 02 Oktober 2023.

Sekda mengungkapkan, Masjid Agung Syech Quro Karawang pertama kali dibangun tahun 1418 Masehi atau 838 Hijriyah oleh ulama tersohor bernama Syekh Quro yang bernama lengkap Syekh Hasanudin bin Yusuf Sidik.

“Seiring berjalannya waktu, Masjid Agung Syekh Quro Karawang senantiasa mengalami perbaikan perbaikan. Dari beberapa tokoh, ibu Bupati termasuk salah satu Bupati Karawang yang berjasa menjadikan Masjid ini lebih luas, nyaman, megah seperti sekarang ini,” ungkap Sekda.

Ia menjelaskan, pada tahun 1637, Masjid direhab oleh Bupati Karawang pertama. Rd. Singa Perbangsa (1633-1677). Kemudian pada tahun 1747 direhab dan diperluas oleh Rd. Mochamad Sholeh Singaperbangsa, bergelar panata yudha IV: sebagai bupati Karawang ke-IV (1752-1786) menjabat.

“Sebagai bupati, beliau khidmat di Mesjid Agung Syeh Qoru Karawang, bahkan dimakamkan di serambi mesjid sebelah selatan, disebut dengan dalem serambi,” terangnya.

BACA JUGA : Arifin, ST : Hanura Karawang All Out Menangkan Pasangan Ganjar-Mahfud

Selanjutnya, pada tahun 1957 direhab oleh Rd. Tohir Mangku Dijoyo Bupati Karawang ke-15 (1951-1960). Beliau wafat di makamkan di komplek pemakaman belakang Mesjid Agung Karawang.

Pada tahun 1967 direhab oleh kolonel Husni Hamid, bupati Karawang ke-16 (1960-1971) .Pada tahun 1989 dipugar dan terus diperluas oleh diperluas oleh kolonel Czi. H. Sumarmo Suradi 1986-1996 bupati Karawang ke 20 (1986-1996).

“Pada tahun 2017 dipugar dan diperluas oleh dr. Hj. Cellica Nurrachadiana. Bupati Karawang ke-28,” pungkasnya. ***

.

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *