Bupati Karawang : Sampai 2030 Alih Fungsi Pertanian Tidak Boleh Melebihi 10 Ribu Hektare

oleh
Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana
Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana
banner 300250

KARAWANG – SINFONEWS.COM

Kabupaten Karawang melarang segala bentuk alih fungsi lahan pertanian ke nonpertanian. Pasalnya sudah ada Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di daerah tersebut. Hal tersebut disampaikan Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.

“Ada areal sawah atau lahan sawah abadi dalam peraturan daerah itu,” jelas Bupati Karawang

dr. Cellica yang akrab dipanggil Teh Celly menambahkan, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tersebut, dilarang melakukan alih fungsi lahan pertanian di atas lahan seluas 87 ribu hektare sawah. Areal sawah seluas 87 ribu hektare tersebut tidak boleh dialihfungsikan ke nonpertanian, karena masuk dalam kategori sawah abadi.

“Sampai tahun 2030 alih fungsi lahan pertanian tidak boleh melebihi 10 ribu hektare, itu batasnya,” kata dia.

Informasi yang berhasil dihimpun, alih fungsi lahan pertanian ke nonpertanian dibatasi maksimal mencapai 10 hektare hingga tahun 2030, karena ada beberapa hal yang membolehkan areal sawah beralih fungsi. Di antaranya ialah jika untuk kepentingan pembangunan jalan umum, pembangunan saluran jaringan irigasi, pembangunan jaringan saluran air minum, dan pembangunan terminal. pembangunan stasiun dan jalan kereta api, pembangunan fasilitas keselamatan umum, pembangunan cagar alam, dan lain-lain. *RyaSKa

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *