Bupati Karawang Turun Langsung Tenangkan Warga Desa Kutanagara.

oleh
banner 300250

KARAWANG – SinfoNews.Com

PT. Pindo Deli Kamis Malam dikepung ratusan warga Desa Kutangara Kec. Ciampel, setelah bocornya saluran Gas beracun

Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, yang didampingi Kepala DLHK Kab. Karawang, Drs. Wawan Setiawan, dan Ketua Komisi C DPRD Kab. Karawang Ellivia Krissiana, ST turun tangan langsung menenangkan warga yang sudah marah. Meminta warga tenang dan menyerahkan penanganan kasus kebocoran gas kepada pemerintah daerah dan kepolisian.

Kemarahan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel menutup paksa operational PT. Pindo Deli II, Kamis malam (17/5),  setelah kebocoran kembali dan mengeluarkan gas beracun ke pemukiman warga.

“Biarkan kami pemerintah daerah yang akan menyelesaikan masalah ini sampai tuntas. Untuk sementara operasional perusahaan kita hentikan, karena sudah membahayakan warga sekitar. Saya minta juga kepada warga untuk bersikap tenang karena pemerintah akan menyelesaikannya,” kata bupati ditengah ratusan massa.

PT. Pindo Deli II yang berlokasi di Desa Kutamekar Kamis malam dikepung warga karena gas coustik soda yang keluar dari pabrik tersebut bocor hingga ke pemukiman warga.

Selain bau warga yang menghirup udara tersebut juga keracunan gas karena merasa mual dan pusing – pusing. kejadian ini untuk kelima kalinya.

“Kejadian malam ini ada 4 orang warga yang keracunan dan sekarang dibawa keep klinik,” ujar Asep salah seorang warga.

Dalam peristiwa sebelumnya 16 warga dilarikan kerumah sakit karena keracunan gas yang berasal dari PT. Pindo Deli II, Senin (14/2) malam kemarin.

Bupati Cellica bahkan meninjau langsung pabrik kertas Pindo Deli II ini dan meminta masalah ini diusut tuntas.

” Kita pemerintah tidak diam dan sedang menyelesaikan masalah ini. Saya minta masyarakat untuk tetap tenang tidak mudah emosi karena sedang kita selesaikan. Kalau sudah sering bocor seperti ini ya harus dihentikan dulu,” ungkapnya. #BangSinfo

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *