‘H.Syukur Mulyono’ Perayaan Cap Go Meh Termasuk Budaya Bangsa Yang Harus Dipelihara Dengan Baik

oleh
banner 300250

KARAWANG – SINFONEWS.COM

Masyarakat berkumpul di pusat kota, khususnya di Jalan Tuparev. Jalan tersebut sudah ditutup oleh pihak yang berwenang sedari pukul 11.00 WIB. antusias masyarakat dari seluruh penjuru Karawang dan sekitarnya untuk menyaksikan Kirab Budaya dan arak-arakan Barongsai juga Joli dalam Peringatan Cap Go Meh tahun ini. Minggu (11/03)

Cap Go Meh adalah perayaan terakhir dari tahun baru Imlek yang jatuh pada hari ke-15 setelah tahun baru Imlek. Dari tahun 1999, Kabupaten Karawang sendiri rutin merayakan Cap Go Meh dengan arak-arakan Barongsai dan Joli.
Ada yang spesial dan tidak biasa di Cap Go Meh tahun ini, karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahunnya Ibu Sinta Nuriyah Wahid yang membuka acara ini. Sungguh sebuah kehormatan yang besar bagi kami, istri dari Almarhum Bapak Abdurahman Wahid selaku Bapak Pluralisme Indonesia. Perayaan Cap Go Meh yang pusatnya diselenggarakan di Klenteng Kwan Tee Koen .

Sementara itu, Rute arak-arakan tahun ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu dimulai dari Jalan Tuparev-Jalan Kertabumi-Jalan Arief Rahman Hakim-lalu kembali ke Jalan Tuparev. Arak-arakan dan Kirab Budaya tersebut dimulai pada pukul 13.00 WIB, setelah dibuka langsung oleh Sinta Nuriyah Wahid

Selain Ibu Sinta, dipanggung utama tersebut hadir pula Calon Wakil Gubernur Nomor urut 4 Dedi Mulyadi, Kepala Disbudpar Okih Hermawan mewakili Bupati Karawang yang berhalangan hadir,  Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan, Dandim 0604/Karawang Letkol Arm Ayi Yosa Karya Winaya SSos MM, Ketua DPD II Partai Golkar Kab. Karawang, H. Syukur Mulyono

Perayaan Cap Go Meh terbilang sangat meriah, karna Kurang lebih ada 20 perwakilan dari 20 Kota di Indonesia diantaranya Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Cirebon, Tasikmalaya, Semarang bahkan Makassar.

Barongsai dan Liong yang berpartisipasi, kurang berjumlah ratusan. Belum lagi Joli yang diarak berjumlah kurang lebih 40 Joli.
Ketua DPD II Partai Golkar Kab. Karawang H. Syukur Mulyono kepada awak media menyampaikan bahwa acara Cap Go Meh di Tahun 2569 ini merupakan acara kebudayaan ciri kebersamaan, yang dirayakan bukan hanya oleh etnis – etnis tertentu saja, tapi semua etnis suku budaya hari ini tumpah ruah kejalan dan merayakan bersama – sama dalam satu kebahagiaan.

“Karawang ini adalah kota dengan toleransi yang tinggi. Terlihat warga masyarakat Karawang tumpah ruah menyaksikan Kirab Budaya pada Perayaan Cap Go Meh,” jelas H. Syukur Mulyono.

H. Syukur Mulyono berharap semoga dengan adanya acara seperti ini kemajemukan masyarakat Karawang yang bisa bersatu berbagi kebahagiaan, moment ini juga termasuk budaya bangsa yang harus dipelihara dengan baik, agar terwujudnya persatuan keragaman budaya dan budaya saling menghargai diantara semua perbedaan.

“Harapan saya dengan kirab budaya pada perayaan Cap Go Meh ini akan terwujudnya persatuan keragaman budaya dan budaya saling menghargai diantara semua perbedaan,” pungkasnya. *RyaSKa/Fiek

 

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *