Pewarta : NOERAJAT I Editor : RYAN S KAHMAN
“Yeyen berharap ada bantuan dari pemerintah daerah, karena menurutnya proses pengobatan membutuhkan biaya besar dan proses untuk kesembuhannya juga membutuhkan waktu yang lama”
SINFONEWS.COM, JIDDAN Ahmad (5) putra pertama dari pasangan Aan Junaedi dan Yeyen warga Karees RT/RW 01/12 Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Karawang, yang divonis menderita penyakit Meningitis sampai saat ini belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah.
Diketahui Aan Junaedi, hanya bekerja sebagai buruh cuci motor yang penghasilannya hanya untuk makan sehari – hari sedangkan Yeyen hanya sebagai ibu rumah tangga biasa.
Yeyen mengungkapkan, Jiddan sendiri sempat dibawa ke RSCM dan dokter memvonis Jiddan punya penyakit Gizi buruk.
“Waktu bayi lemes terus tidak kayak bayi lainnya, keterangan dari RSCM Jakarta ada masalah juga dari saraf otak” kata Yeyen.
Karena keterbatasan biaya, kata Yeyen, Jiddan kemudian dibawa ke RSUD Karawang dan dokter kemudian memvonis lagi Jiddan mempunyai penyakit Meningitis.
“Saat ini hanya berobat jalan di RSUD Karawang ” ungkap Yeyen.
Yeyen mengatakan, sampai saat ini belum ada bantuan dari Pemerintah setempat maupun Pemerintah daerah untuk pengobatan Jiddan.
“Belum ada bantuan dari pemerintah setempat maupun pemerintah daerah, hanya dapat bantuan dari komunitas saja, padahal saya sebelumnya sudah sempat mencoba menghubungi PSM untuk minta tolong diurus, namun sejauh ini belum ada kejelasan. Sedangkan saya disini juga numpang sama orang tua, karena belum memiliki tempat tinggal ” ujar Yeyen.
Yeyen berharap ada bantuan dari pemerintah daerah, karena menurutnya proses pengobatan membutuhkan biaya besar dan proses untuk kesembuhannya juga membutuhkan waktu yang lama.
“Jiddan juga setiap hari menkonsumsi susu formula, karena untuk makan saja dia susah karena penyakitnya sedangkan penghasilan suami sehari hanya 30-60 ribu rupiah ” papar Yeyen.
Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan dari Kelurahan setempat terkait warganya yang membutuhkan bantuan. (***)