Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Purwasuka-Bekasi

Kasus Penyalahgunaan Anggaran di KONI Karawang dibidik Polisi, Praktisi Hukum Wanti-wanti Jangan Tebang Pilih

43
×

Kasus Penyalahgunaan Anggaran di KONI Karawang dibidik Polisi, Praktisi Hukum Wanti-wanti Jangan Tebang Pilih

Sebarkan artikel ini
Praktisi Hukum Alex Safitri Winando, SH@2023SINFONEWS.com
Praktisi Hukum Alex Safitri Winando, SH@2023SINFONEWS.com
banner 300x250

Pewarta : REDAKSI | Editor : RYAN S KAHMAN

“Untuk menunjukan profesionalismenya, sebaiknya Polres Karawang periksa semua ketua cabornya, jangan diwakili bendahara atau sekretarisnya,” tegasnya

KARAWANG | SATU persatu pengurus KONI Karawang, dari mulai Ketum, Sekum dan dan pengurus lainnya termasuk pimpinan cabang olahraga (cabor) mulai dipanggil Polres Karawang untuk dimintai keterangannnya terkait adanya dugaan penyalahgunaan anggaran KONI Karawang yang menelan miliran rupiah tersebut.

Menyingkapi hal tersebut praktisi hukum Karawang Alex Safitri Winando meminta agar Polres Karawang tidak tebang pilih dalam memanggil pimpinan cabor untuk dimintai keterangan.

“Supaya permasalahan ini terang benderang, adakah tindak pidananya dalam kasus itu, meski kami juga tidak tahu siapa pelapor kasus ini, maka berharap dari 57 Cabor harus diperiksa semua,” tandas Alex Safitri kepada awak media, Selasa 17 Oktober 2023.

Berita Lainnya :  Jelang Musim Hujan, Pemdes Dan Masyarakat Wadas Pertanyakan Komitmen Pembuatan Embung

Polres Karawang kata Aex Safitri, untuk bersikap profesional dalam proses pulbaket perkara ini, jangan hanya segelintir orang (ketua cabor) saja yang diperiksa, tetapi periksa 57 semua ketua cabor agar jelas.

“Untuk menunjukan profesionalismenya, sebaiknya Polres Karawang periksa semua ketua cabornya, jangan diwakili bendahara atau sekretarisnya,” tegasnya.

Alekpun menyayangkan ada sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Karawang yang juga merangkap jabatan di kepengurusan KONI Karawang. Hal itu bisa memantik ketidakfokusan pejabat tersebut dalam mengurus KONI yang pada akhirnya KONI kurang berprestasi saat ini.

BACA JUGA : Ini yang Disampaikan Teh Ifa di Acara Maulid Akbar Santri Al-Muhajirin Kampus Pusat

“Mereka (pejabat) ngerti enggak sih soal cabor yang diketuainya? Sebaiknya pejabat ASN fokus saja dengan tupoksinya di pemerintahan, jangan bercabang-cabang di KONI atau kemana-mana,” ucapnya.

Berita Lainnya :  Ziarah ke Makam Kiai Zainal Mustafa, Dedi Mulyadi Dapat Ilham Bangun Diorama

Selain itu, lanjutnya, seorang pejabat ASN dengan merangkap jabatan di KONI Karawang dikhawatirkan terjadinya conflict of interest (konflik kepentingan).

“Jelas ada potensi itu, maka sebaiknya pejabat ASN jangan merangkap jabatan di KONI,” tutupnya.

Untuk diketahui sejumlah pejabat publik dan pejabat ASN merangkap jabatan di KONI Karawang, baik sebagai pengurus maupun pengurus cabor, di antaranya Bupati Cellica sebagai ketua cabor wanita olahraga, Wabup Aep Syaepuloh sebagai ketua cabor anggar, Sekda Acep jamhuri sebagai ketua cabor pencak silat, Aang Rahmatullah sebagai ketua cabor sepakbola, Rahmat Gunadi sebagai Sekum KONI dan juga ketua cabor cricket dan bola voli. ***

banner 1000x300
banner 1000x300