Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Bandung Raya

Kecewa Atas Klarisifikasi mebingungkan, Awak Media Memdubarkan Diri

49
×

Kecewa Atas Klarisifikasi mebingungkan, Awak Media Memdubarkan Diri

Sebarkan artikel ini
Deden didamping saat memberikan penjelasan dihadapan media@2023SINFONEWS
Deden didamping saat memberikan penjelasan dihadapan media@2023SINFONEWS
banner 325x300

BANDUNG BARAT, SINFONEWS.com  | TUJUAN klarifikasi adalah mendapat masukan secara tidak memihak dari kedua belah pihak, setelah klarifikasi didapatkan selanjutnya adalah untuk menemukan solusi tindak lanjut agar permasalahan terselesaikan.

banner 325x300

Seperti halnya yang di lakukan kepala Desa Padalarang dengan awak media sabtu 25 november 2023 di kantor kepala Desa Padalarang.terkait pemberitaan.kegiatan klarifikasi yang dihadiri Kepala Desa, Ketua BPD, Aparat Pemerintahan Desa, Babinsa, Panitia program P3-TGAI,Panitia Kampung berseri .

Mengawali pembicaraan Kepala Desa Padalarang  Karom menjelaskan tentang pengaspalan menurutnya terkait aspal yang viral diberitakan.

“Ini tanggung jawab saya, karena anggaran langsung ke desa,” ujar Karom Kepala Desa Padalarang

Sementara itu jelas Karom, temuan di lapangan pihaknya bersyukur karena pekerjaannya belum lama sehingga masih bisa di pertanggungjawabkan oleh pihak ke tiga sebagai pelaksana.

Masih ditempat yang sama, Deni sebagai Ketua Program P3-TGAI mengklarifikasi terkait temuan media tentang kualitas batu, kualitas bangunan yang sudah rusak dengan kondisi bangunan retak.

Namun awak media tidak puas jawan yang dilontarka Deni atas pertanyaan dan pemebritaan yang muncul di media on;ine beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : Pemkab Karawang Berikan Penghargaan Bagi 50 Seniman dan Budayawan

Karena waktu sudah semakin sore akhirnya awak media mempertanyakan terkait dugaan adanyan penyimpangan dalam program pariwisata untuk peningkatan ekonomi masyarakat, bantuan dana CSR dari PT Astra Motor

Deden selaku Ketua Kampung Berseri Astra mengklarifikasi tentang temuan yang diduga ada penyimpangan dana CSR . Namun lagi-lagi dalam  klarifikasinya tidak transparansi selalu mengelak ketika menanyakan masalah sumber dana pembibitan, jumlah CSR yang terima.

Ada yang lucu ketika salah media menyakan masalah anggaran,Deden malah memberikan contoh sebagai jualan mie rebus menurutnya tidak mungkin kita menjelaskan tentang harga dari grosir berapa harganya.setiap di tanyakan masalah anggaran selalu mengelak dengan mengalihkan pembicaraan.

Mungkin Deden merasa lebih pintar bisa membodohi media dengan memutar balikan cerita supaya bosan mendengarnya. Karena kecewa dengan penjelasannya akhirnya para awak media membubarkan diri.diri. ***

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *