Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Hukum & Kriminal

LSM Buas Kecam Koswara Yang Lakukan Pembohongan Publik

9
×

LSM Buas Kecam Koswara Yang Lakukan Pembohongan Publik

Sebarkan artikel ini
banner 325x300

KARAWANG-Sinfonews.com
Kecaman terhadap Koswara anggota Satpam PDAM Tirta Tarum bergulir, pasca Koswara melakukan pembohongan publik, salah satunya Lembaga Swadaya Masyarakat Brigade Utama Anak Singaperbangsa (LSM BUAS) Karawang .
Diberitakan sebelumnya, bahwa adanya dugaan pemukulan terhadap Koswara oleh Plt Direktur Utama (Plt Dirut) PDAM Tirtatarum Karawang. Namun, entah apa penyebabnya tiba – tiba Koswara membantah dengan berstatment di beberapa media lokal Karawang.

Menyikap hal tersebut, Deden Sopian, Panglima LSM BUAS, ketika di temui Sinfonews com mengatakan, ada ketidak beresan dari sikap Koswara. Pertama, ketika Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirtatarum Karawang berupaya mengkonfirmasi ke Koswara, bahkan sampai Dewas mendatangi ke kontrakan Koswara, tapi dia tidak mau menemui Dewas. Namun Koswara buka suara melalui statment bantahannya di beberapa media lokal Karawang,

banner 325x300

“Dewas itu lembaga berwenang, yang berfungsi melakukan pengawasan dan pembinaan, sebagai mata dan telinganya owner, ” ujar Deden Sopyan Minggu Malam (15/10)

Lalu yang kedua, beredarnya foto SMS Koswara sore hari ini di Facebook, sehingga menjadi viral memenuhi beranda Facebook Karawang.

“Dalam hal ini, jelas ada sikap inkonsisten dari Koswara,” jelasnya

Kemudian jelas Deden, satu sisi kepada publik melalui media, dia melakukan bantahan, sementara ketika komunikasi dua arah, yang di duga SMS itu dengan rekan kerja atau karyawan PDAM Tirtatarum. .

“Koswara mengakui sedang menunggu pertanggung jawaban Plt Dirut, bahkan dia mengakui baru di beri separuh biaya,” tutur Panglima LSM Buas ini.

Lebih jauh Deden menjelaskan, jadi ini sangat bertentangan dengan statment bantahannya di media massa beberapa hari yang lalu.

“Jelas – jelas ini ada upaya melakukan pembohongan publik, sehingga akan timbul pertanyaan bagi publik, ada apa dengan Koswara,” tandasnya.

Dikhawatirkan jika Koswara tidak menjelaskannya, permasalahannya bisa menjadi blunder bagi Koswara sendiri. Lebih baik Koswara terbuka saja kepada kami, kalau pun ada intimidasi.

“Sampaikan kepada kami, siapa yang mengintimidasinya, LSM BUAS siap 24 jam untuk mendampingi Koswara,” terang Deden Sopian.

Selain itu Deden mengatakan jika Koswara tidak mengklarifikasinya, resiko hukum atas perbuatan Koswara yang melakukan upaya pembohongan publik sudah menanti, apa lagi bantahan dalam bentuk produk media yang berbadan hukum. (Ryaska)

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *