Masa Kampanye Telah Usai Kini Memasuki Hari Tenang, Saatnya Konsentrasi Pada Hari H

oleh -145 views
banner 300250

KARAWANG – SINFONEWS.com

“Himbauan penyelenggara Pemilu merupakan ketentuan aturan, dan bagian dari tahapan proses panjang perjalanan Pemilu Tahun 2019 ini

MEMASUKI masa tenang menjelang Pemilihan Umum (Pemilu), baik itu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), maupun Pemilihan Legislatif (Pileg). Penyelenggara Pemilu dan Badan Pengawas Pemilu, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Bawaslu, menghimbau kepada peserta Pemilu dan tim kampanye untuk tidak lagi melakukan aktifitas kampanye dalam bentuk apa pun.

Pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan berpendapat, himbauan penyelenggara Pemilu merupakan ketentuan aturan, dan bagian dari tahapan proses panjang perjalanan Pemilu Tahun 2019 ini.

“Maka, sangat lah wajib hukumnya untuk di taati oleh semua pihak, bukan hanya oleh peserta kontestasi Pemilu saja. Melainkan oleh tim kampanye, tim pemenangan serta para simpatisan calon. Baik itu calon Presiden dan Wakil Presiden atau calon Legislatif,” jelas Andri Kurniawan, pada SINFONEWS.com. Minggu ( 14/04 )

Ditambahkan, maksud dari pemberian masa tenang selama tiga hari sebelum pencoblosan. Pertama, membuat suasana tenang menjelang pemungutan suara. Kedua, memberikan kesempatan pemilih untuk mempertimbangkan para calon berdasarkan pengetahuan masing-masing terhadap mereka selama masa kampanye. Ketiga, masa tenang untuk membersihkan semua alat peraga Pilkada yang ada di ruang publik.

“Masa tenang menjadi sarana sekaligus arena bagi penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu untuk mempersiapkan proses pemungutan suara,” ujarnya

Masa tenang ini lanjut Pemerhati Politik dan Pemerintahan, harus bisa memastikan Pemilu bisa berlangsung sesuai dengan prinsip Pemilu yang jujur, adil, langsung, bebas, umum, dan rahasia, serta yang tidak kalah penting ialah berjalan dengan tepat waktu, aman, transparan, dan akuntabel.

“Dengan kata lain, masa tenang sejatinya dapat di jadikan oleh penyelenggara Pemilu untuk meninjau kembali berbagai kebutuhan yang menunjang penyelenggaran pemungutan suara apakah sudah terpenuhi atau belum,” kata Andri

Kebutuhan logistik misalnya, menurutnya menjadi salah satu kebutuhan mendasar dan paling vital dalam proses pemungutan suara. Penyelenggara Pemilu khususnya KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota, harus betul-betul memastikan keberadaan jumlah surat suara sudah sesuai dengan kebutuhan pemilih di daerah dan juga sudah sampai di daerah termasuk Kecamatan untuk di sitribusikan.

“Oleh sebab itu, mari kita sudahi masa kampanye Pemilu Tahun ini, dengan mentaati semua ketentuan tahapan sebagaimana yang tertuang dalam aturan. Sudahi semua aktifitas yang bernuansa kampanye, bernada kampanye, apa lagi ujaran – ujaran yang bersifat mengganggu konsentrasi penyelenggara Pemilu dan konsentrasi masyarakat dalam menentukan pilihan. Siapa pun nanti tanggal 17 April 2019 yang terpilih sebagai pasangan Calon Presiden dan Wakilnya serta anggota Legislatif. Wajib hukumnya untuk di dukung dan di hormati, karena itu lah yang sah secara konstitusional,” pungkasnya

Laporan : BANGSINFO

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *