Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Politik

Mediasi Gagal, KPUD Purwakarta “Keukeuh” Pertahankan SK Yang Berkekuatan Hukum

7
×

Mediasi Gagal, KPUD Purwakarta “Keukeuh” Pertahankan SK Yang Berkekuatan Hukum

Sebarkan artikel ini
banner 300x250

PURWAKARTA, SINFONEWS.com

KPUD Purwakarta tetap mempertahankan sikap sebagaimana telah dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) yang berkekuatan hukum

MEDIASI antara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Purwakarta dan pengurus Partai Berkarya terkait pencoretan salah satu caleg-nya dari Daftar Calon Tetap (DCT) yang diupayakan Bawaslu Purwakarta berujung buntu. Masing-masing pihak bersikukuh, sehingga persoalan yang disengketakan bakal berlanjut ke tahapan persidangan.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPD Partai Berkarya Purwakarta, Heriyanto. Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jum’at (26/10).

Heriyanto menyatakan bahwa upaya mediasi yang dilakukan Bawaslu Purwakarta gagal.

“Upaya mediasi gagal, karena KPUD Purwakarta dengan jumawa menolak proses mediasi dan ngotot ingin maju ke tahapan ajudikasi yaitu persidangan. Kita sudah memohon dengan kerendahan hati dan humanis, tapi tetap ditolak pihak KPUD,” katanya.

Terpisah, dihubungi melalui sambungan telepon, komisioner KPUD Purwakarta, Salman Alfarisi menjelaskan soal penolakan pihaknya terhadap proses mediasi di Bawaslu Purwakarta.

Berita Lainnya :  Gerindra Akan Pecat Wakil Ketua DPRD Bali Jika Terbukti Melanggar Hukum

Dia menegaskan, KPUD Purwakarta tetap mempertahankan sikap sebagaimana telah dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) yang berkekuatan hukum.

“Pelapor (Partai Berkarya : Red) tetap menginginkan calegnya dimasukan lagi ke DCT, sedangkan kami tetap bertahan dengan keputusan yang sudah yakin berkekuatan Hukum. Akhirnya mediasi berakhir tanpa kesepakatan dan akan maju ke tahapan persidangan,” ujarnya

Terkait persidangan yang bakal segera digelar, Salman menyatakan pihaknya akan menerima apapun hasil persidangan.

“Pada akhirnya, KPU sebagai terlapor, akan menerima apapun hasil final tahapan ajudikasi, tentunya setelah dapat keputusan dari Bawaslu,” tukasnya.

Diketahui, sebelumnya KPUD mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang pencoretan caleg dari Daftar Caleg Tetap (DCT). Salahsatu caleg yang dicoret adalah  caleg nomor urut 1 di Daerah Pemilihan (Dapil) V dari Partai Berkarya. Yang bersangkutan dicoret atas dasar pertimbangan pernah menjadi terpidana selama 11 bulan karena kasus Narkoba.

Berita Lainnya :  Kapolres Purwakarta Pimpin Upacara Penghormatan dan Renungan Suci

Laporan : RoedSinfo

banner 1000x300
banner 1000x300