Menakar Sikap Politik Bupati Karawang Dalam Pilpres

oleh -388 views
banner 300250

KARAWANG – SINFONEWS.com

“Sangat lah wajar, jika seorang Kepala Daerah dan Wakilnya menentukan sikap politik, seperti halnya dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pilpres seperti sekarang ini”

KEMUNCULAN Bupati Karawang Hj. Cellica Nurrachadiana dalam beberapa momentum acara yang di gelar relawan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 H. Ir. Joko Widodo dan Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin sempat membuat jagad maya riuh. Itu semua di karenakan, Bupati Kota Pangkal Perjuangan ini, ketika kampanye Pasangan Calon Nomor Urut 02 beberapa waktu lalu tidak ikut hadir.

Mengenai banyak pihak yang memprotes sikap Bupati Karawang, Andri Kurniawan salah seorang pemerhati politik dan pemerintahan berpendapat., sesuatu hal yang sangat lumrah di era demokrasi ini, apa lagi hak mengemukakan pendapat masyarakat sudah di lengkapi oleh dukungan digital.

“Jadi semakin mudah bagi masyarakat untuk mengutarakan pendapatnya di muka umum dengan fasilitas digital seperti Media Sosial (Medsos) yang menjadi alat utama dalam berekspresi,” ujar Andri Kurniawan

Apa lagi bagi seorang public figure seperti Kepala Daerah, yang notabene sebagai pejabat politik. Tentu setiap sikap serta gerak – geriknya selalu menjadi perhatian publik.

Ditambahkannya, Lalu soal sikap politik beliau, yang di anggap sebagai keberpihakan pada Paslon Presiden dan Wakil Presiden tertentu oleh sebagian kalangan, dan di anggap tidak netral.

“Saya sendiri memiliki pemahaman yang berbeda. Di mana Kepala Daerah dan Wakilnya merupakan pejabat politik, yang kedudukannya hasil dari proses politik praktis. Ingat, mereka bukan pejabat publik atau pejabat karir seperti Aparat Sipil Negara (ASN) yang benar – benar harus netral dalam berpolitik praktis,” ungkapnya

Menurutnya,  sangat lah wajar, jika seorang Kepala Daerah dan Wakilnya menentukan sikap politik, seperti halnya dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pilpres seperti sekarang ini.

“Tidak perlu di persoalkan, karena itu merupakan haknya. Apa lagi bassic mereka sebagai politisi,” r tutur Andri

Jika kita menakar sikap Bupati dan Wakil Bupati Karawang dalam Pilpres ini jelasnya,  Memang sudah sangat jelas arahnya kemana, Kalau Wakil Bupati kang Jimmy secara terang – terangan, bahkan sampai akan melakukan cuti dari jabatannya untuk mengikuti kampanye terbuka Paslon Nomor Urut 01.

“Kalau Bupati memang masih terlihat malu – malu, tidak begitu terang – terangan seperti Wakilnya. Tapi itu semua kembali pada haknya dalam berpolitik, kita semua wajib hukumnya untuk menghargai,” katanya

Dalam menyambut pesta demokrasi 5 Tahunan ini, sebaiknya kita sambut dengan riang gembira. Hindari perpecahan dengan melakukan hal – hal serta tindakan – tindakan yang tidak beradab. Seperti fitnah, hoax, ujaran kebencian dan lain sebagainya.

“Namanya juga pesta, mesti kita sambut dengan kebaikan, bukan sebaliknya. Berbeda pilihan itu biasa dan merupakan tradisi serta budaya Bangsa kita. Ini lah demokrasi,” pungkasnya,

Laporan : BANGSINFO

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *