Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Jawa Barat

Pasca Mutasi, Kinerja Bupati Cellica Nurrachadiana Pasti Lebih Baik

22
×

Pasca Mutasi, Kinerja Bupati Cellica Nurrachadiana Pasti Lebih Baik

Sebarkan artikel ini
banner 325x300

KARAWANG-Sinfonews.com

Pasca Hari Raya Idul Adha tahun ini, rencananya Pemerintah Kabupaten Karawang akan mutasi dan rotasi Eselon IV dan III. Kabar soal adanya mutasi dan rotasi, tentunya menjadi sesuatu hal yang di tunggu oleh kalangan birokrat Karawang, khususnya bagi mereka yang secara kepangkatan sudah tinggi, tetapi belum juga mendapat jabatan atau naik jabatan yang setara dengan pangkat yang dimilikinya.

banner 325x300

Menurut pendapat pemerhati Politik dan Pemerintahan Kab. Karawang, Rd. Andri Kurniawan, yang menjadi permasalahan, walau pun dalam aturan kepegawaian ada istilah yang di sebut dengan Daftar Urut Kepangkatan (DUK). Tetapi, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), kadang memiliki pertimbangan lain, diantaranya pertimbangan kinerja, prestasi dan juga loyalitas.

“Yang dimaksud loyatlitas disini adanya loyalitas terhadap tanggung jawab pekerjaan, maupun loyalitas terhadap pimpinan. Ini adalah hal yang wajar adanya dalam sebuah birokrasi Pemerintahan,” tutur Rd. Andri Kurniawan kepada Sinfonews.com, Selasa (29/08)

Ketika dimintai pendapatnya yang konon ada ratusan jabatan kosong, dimana dari jabatan Eselon IV/b, Eselon IV/a, Eselon III/b sampai Eselon III/a. Andri mengatakan Ini lah waktunya bagi para birokrat untuk berkompetisi dengan cara menunjukkan kinerja serta loyalitas terhadap kinerja maupun pimpinan.

“Saya berharap, bersaing lah secara sehat, karena kalau di lihat dari formasi jabatan yang kosong, kesempatan untuk promosi peluangnya besar sekali,” jelas Pemerhati Politik Pemerintahan ini.

Lanjut Andri, dalam kondisi banyaknya kekosongan jabatan di Eselon IV dan III pun, saya melihat kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, di bawah komando Cellica Nurrachadiana, sudah menunjukan perubahan ke arah yang agak baik. Kita dapat rasakan, secara perlahan perbaikan serta pembangunan infrastruktur jalan dan drainase/turap, terus di lakukakan, dan kondisi infrastruktur yang menjadi tanggung jawab Pemkab Karawang sudah mulai membaik.

“Begitu pun dengan beberapa program pelayanan masyarakat, semakin hari semakin di tingkatkan kualitasnya,” ungkap Andri

Lalu Andri menambahkan yang banyak kerusakan adalah infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Lihat saja jalur Tanjungpura – Rengasdengklok sampai Pakisjaya, jalan banyak yang bolong. Tetapi kadang masyarakat masih banyak yang belum paham, mana jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab? Mana yang menjadi tanggung jawab Pemprov dan mana yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat…?

“Selama jalan itu ada di wilayah Karawang, pasti meminta Pemkab/Bupati untuk membenahinya. Tapi, ya itu lah resiko pemimpin yang interaksinya lebih dekat dengan masyrakat,” tambah Andri (RyaSKa)

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *