Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Priangan Timur

Pertama Kali Jambore Perhiptani Digelar di Sumedang

492
×

Pertama Kali Jambore Perhiptani Digelar di Sumedang

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat membuka jambore Penyuluh Pertanian se Kabupaten Karawang@2023SINFONEWS.com (1)
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat membuka jambore Penyuluh Pertanian se Kabupaten Karawang@2023SINFONEWS.com (1)
banner 325x300

Pewarta : GHALIH CHAHYADI | Editor : RYAN S KAHMAN

“Perhiptani harus terus menyebarluaskan ilmu teknologi, metode dan manajemen baru bagi para petani sehingga para  penyuluh dapat mengajak, membimbing serta mengarahkan petani dan keluarganya untuk lebih produktif dalam menghasilkan produk-produk pertanian,” imbuhnya

banner 325x300

SUMEDANG | DALAM rangka memperingati Hari Krida Pertanian Tahun 2023, Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Sumedang menggelar Jambore Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumedang.

Jambore dibuka secara resmi oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di SMK PPN Sumedang, Cimalaka, Kamis 24 Agustus 2023.

Ketua Panitia Jambore Tata Suartadirja  mengatakan, Jambore merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh penyuluh pertanian di Kabupaten Sumedang.

“Jambore ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Sumedang dan saya harap kegiatan ini dapat berjalam lancar,” ujarnya.

Dijelaskan Tata, Jambore diikuti berbagai kalangan petani yang berada di tiap kecamatan se-kabupaten Sumedang.

“Kegiatan ini diharapkan sebagai wadah untuk saling bertukar informasi dan pengalaman antar petani dan untuk meningkatkan profesionalitas, kapasitas dan pengetahuan dalam meningkatkan kualitas produk pertaniannya,” jelasnya.

Ketua 1 DPP Perhiptani Nazarudin menyebutkan, Perhiptani merupakan organisasi profesi penyuluh yang bersifat keilmuan.

BACA JUGA : SMAN 6 Karawang Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar, Siswa Bebas Tentukan Minat

Kegiatan jambore, dijelaskan Nazarudin, bertujuan untuk mengembangkan sistem pertanian yang efektif efisien dan dikerjakan bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat.

“Perhiptani harus terus menyebarluaskan ilmu teknologi, metode dan manajemen baru bagi para petani sehingga para  penyuluh dapat mengajak, membimbing serta mengarahkan petani dan keluarganya untuk lebih produktif dalam menghasilkan produk-produk pertanian,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Dony menyebutkan, Jambore bertujuan untuk meningkatkan kualitas para petani agar dapat tercapai.

Ditambahkan bupati, peran penyuluh juga diperlukan untuk memberikan pencerahan kepada para petani dalam mengelola lahan pertanian mereka. 

“Para penyuluh harus bisa membangun desa, terutama dengan mengembangkan potensi yang ada,” ujarnya. ***

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *