Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Peristiwa

Pj Bupati Sumedang Sampaikan Duka Mendalam, Anggota Satbrimob Polda Jabar Tersedot Air Bendung Disposal Hingga Tewas

23
×

Pj Bupati Sumedang Sampaikan Duka Mendalam, Anggota Satbrimob Polda Jabar Tersedot Air Bendung Disposal Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Sumedang saat tinjau kondisi bendung Diposal @2024SINFONEWS.com
Pj Bupati Sumedang saat tinjau kondisi bendung Diposal @2024SINFONEWS.com
banner 325x300

SUMEDANG, SINFONEWS.com | Pj BUPATI Sumedang Herman Suryatman menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya anggota Satuan Brigade Mobil  (Satbrimob) Polda Jabar Aipda Hadiyanto yang sedang bertugas mengidentifikasi jebolnya Bendung Disposal Cihamerang, Desa Sukasirnarasa Kecamatan Rancakalong.

banner 325x300

“Saya atas nama Pemda Kabupaten Sumedang turut berduka cita atas meninggalnya Aipda Hadiyanto akibat insiden yang terjadi di Bendung Cihamerang Rancakalong,” ujarnya sesaat setelah kejadian, Selasa 09 Januari 2024.

Pj Bupati mengatakan, berdasarkan laporan yang ia terima, korban tersedot aliran air bendung pukul 14.00 WIB di saat hujan deras.

“Anggota SAR Brimobda Jabar turun ke bendungan menyelam dengan peralatan lengkap untuk mencari titik saluran air. Kurang lebih satu jam setelah ketemu, langsung terbawa arus air ke dalam gorong-gorong,” ujarnya.

BACA JUGA : Geger, Ditemukan Seorang Perempuan Tewas Terkapar Dengan Mulut Berdarah

Dikatakan Herman, Bendung Cihamerang merupakan disposal dampak dari pembangunan Tol Cisumdawu yang ketika musim hujan air permukaannya meningkat sehingga menggerus lahan penduduk.

“Saya mendapat laporan dari Kepala BPBD dan Camat setempat, ada beberapa keluarga yang terdampak dan saat ini sudah dievakuasi ke GOR Balai Desa,” tuturnya.

Lebih lanjut Herman mengatakan, pihaknya fokus di lapangan untuk memastikan tidak ada warga yang terancam jiwa maupun harta bendanya dengan cara evakuasi.

“Nanti kita diskusikan, agar persoalan Cihamerang ini kita selesaikan karena sudah beberapa tahun disposalnya cukup banyak. Perlu waktu dan perku kajian yang mendalam mencarikan solusi yang tepat,” pungkasnya. ***

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *