Polres Karawang Libatkan Penjinak Bom Amankan Natal Dan Tahun Baru 2019

oleh -170 views
banner 300250

KARAWANG, SINFOnews.com

“Masyarakat yang menemukan hal-hal mencurigakan yang mengindikasi terjadi gangguan Kamtibmas untuk melapor kepada pihak kepolisian”

PERSONEL gabungan Sat Sabhara Polres Karawang dan Tim Jinak Bom (Jibom) Polda Jabar  mulai melakukan sterilisasi sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Karawang menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, pada hari Senin (24/12)

Sterilasi Gereja dilakukan dengan cara mengecek dan menyisir berbagai sudut di dalam maupun ruangan gereja. Penyisiran dilengkapi dengan metal detector.

Hal ini dimaksudkan untuk menjamin pelaksanaan perayaan Natal dan tahun baru berjalan aman dan lancar.

Penyisiran pertama dilakukan di Gereja Kristus  di Jalan Adiarsa, Lalu Gereja Sion  Jalan Tuparev Karawang dan Gereja  Emanuel Kertabumi selanjutnya tim menuju ke Gereja Resinda

Kapolres Karawang AKBP.  Slamet Waloya, SH, S.IK melalui Kasubbag Humas AKP. Marjani menjelaskan, di wilayah Kabupaten Karawang terdapat 78 gereja. Nantinya, seluruh gereja tersebut akan disterilkan terlebih dahulu agar perayaan Natal berlangsung aman dan lancar.

Lebih lanjut Kasubbag Humas mengatakan bahwa sementara ini sterilisasi dilakukan secara selektif prioritas. Gereja yang besar dan gereja yang akan digunakan untuk kebaktian (ibadah) dahulu yang akan dilakukan pengecekan. Nanti ke depan akan kita sterilkan semua, dibantu oleh anggota Brimob.

“Nantinya Sterilisasi akan dilakukan beberapa jam sebelum pelaksanaan ibadah saat Natal mendatang. Setelah disterilkan, siapapun tidak boleh masuk. Semua pengunjung juga akan diperiksa berikut barang bawaannya untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan,” jelas AKP.  Marjani (24/12)

Hasil pemeriksaan dan sterilisasi di sejumlah gereja, seperti Gereja Kristus Raja dan Gereja Immanuel tidak ditemukan hal-hal mencurigakan.

“Sejauh ini tidak ditemukan (hal mencurigakan),” katanya.

Pihaknya juga menempatkan sedikitnya 10 personel bersenjata lengkap untuk mengamankan sejumlah gereja.

“Selain itu bantuan dari TNI, Satpol PP, dan PAM tertutup yang ditempatkan di masing-masing gereja,” katanya

Marjani mengimbau, masyarakat yang menemukan hal-hal mencurigakan yang mengindikasi terjadi gangguan Kamtibmas untuk melapor kepada pihak kepolisian.

“Jika ada yang mencurigakan, segera lapor kepada kami,” katanya.

Laporan : AEPSINFO

 

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *