Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Peristiwa

Sempat Membuat Panik Warga, si Jago Merah Hanguskan Dua Gedung SDN Tunggakjati I Karawang

14
×

Sempat Membuat Panik Warga, si Jago Merah Hanguskan Dua Gedung SDN Tunggakjati I Karawang

Sebarkan artikel ini
Gedung SDN Tunggakjati I Karawang Kebakaran@2023SINFONEWS.com
Gedung SDN Tunggakjati I Karawang Kebakaran@2023SINFONEWS.com
banner 325x300

KARAWANG, SINFONEWS.com | DUA Ruangan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tunggakjati I yang berlokasi di Proklamasi  Jati Ilir II, RT/RW: 2/5, Dusun Jati Ilir II, Desa Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawanghangus dilalap si Jago Merah.

banner 325x300

Api yang berkobar sangat cepat membuat sejumlah warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi panik karena khawatir api cepat menyebar ke permukiman penduduk.

Kebakaran baru bisa dikendalikan setelah petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Karawang mendatangi lokasi. Api bisa dipadamkan setelah sekitar satu jam penanganan.

Menurut keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Mahpudin saat dihubungi melalui sambungan selularnya  menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan pada jam 16:40 WIB dan langsung mengarahkan anggota untuk segera menuju lokasi kejadian di sekolah yang terbakar.

“Dengan kerja keras anggota Damkar, api berhasil dikuasai dan dipadamkan sekitar pukul 17:25 WIB dengan mengerahkan dua unit armada pemadam,” ujar Kepala BPBD Karawang.

BACA JUGA : Lantik 280 PPPK Tenaga Teknis Formasi 2022, Bupati Karawang : Mampu Menjaga Citra ASN Dan Pelayanan Dengan Baik

Lebih lanjut, Mahpudin menjelaskan bahwa dua gedung yang terbakar adalah ruang kelas 3 dan kelas 4. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Untuk penyebab dan total kerugian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

“Jadi, yang terbakar ini ada dua ruangan, ruangan kelas 3 dan kelas 4, tidak ada korban jiwa,” kata Kepala BPBD karawang

Sementara itu, salah seorang guru kelas 5, Emi Karmila, memberikan keterangan kepada awak media, menyebutkan bahwa kebakaran diduga diduga karena hubungan arus pendek atau korsleting.

Dikatakan Emi, kobaran api menghanguskan gedung sekolah hampir kurang lebih 70%, membakar dokumen di ruang kelas, serta fasilitas lainnya seperti kursi, meja, dan papan tulis.

“Total kerugian diperkirakan mencapai 200 juta rupiah, tidak ada korban jiwa karena murid sudah pulang sekolah,” pungkas Emi Karmila. ***

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *