Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Purwasuka-Bekasi

Soroti Banyak Proyek Asal Jadi, Biro Hukum PP Polri : Segera Akan Layangkan Surat ke APH

23
×

Soroti Banyak Proyek Asal Jadi, Biro Hukum PP Polri : Segera Akan Layangkan Surat ke APH

Sebarkan artikel ini
Ketua Biro Hukum PP Polri Ridwan Alamsyah@2023SINFONEWS.com
Ketua Biro Hukum PP Polri Ridwan Alamsyah@2023SINFONEWS.com
banner 325x300

Pewarta : REDAKSI | Editor : RYAN S KAHMAN

“Kalau jumlah pengawas kurang, ya disederhanakan saja paket-paket pekerjaan di PUPR tidak banyak dengan PL, tapi dengan LPSE,” ujarnya

banner 325x300

KARAWANG | BANYAKNYA proyek di Dinas PUPR kabupaten Karawang yang dikerjakan asal jadi dengan mengesampingkan kualitas demi kepentingan pribadi mendapata sorotan dari Biro Hukum Persatuan Purnawirawan Kepolisian Republik Indonesia (PP Polri).

Hal tersebut disampaka Ridwan Alamsyah selaku Ketua Biro Hukum PP Polri, pihaknya kerap mendapatkan informasi proyek asal jadi di Dinas PUPR Kabupaten Karawang dari sejumlah pemberitaan di media online.

“Prihatin sekali, apakah pihak PUPR Karawang sengaja menutup mata dan telinga dengan hal tersebut? Atau memang mereka tidak mengetahuinya? Masa iya mereka enggak tahu permasalahan tersebut karena sudah banyak media massa yang memberitakannya,” kata Ridwan, Minggu 27 Agustus 2023.

Ditegaskannya, pihak PUPR Karawang jangan beralasan kalau kurangnya pengawasan disebabkan kurangnya SDM.

“Kalau jumlah pengawas kurang, ya disederhanakan saja paket-paket pekerjaan di PUPR tidak banyak dengan PL, tapi dengan LPSE,” ujarnya.

BACA JUGA : BB Tour, Satu-satunya Travel Umrah di Karawang Yang Miliki Kelas Akademi Jadi Duta Pensyiar Baitullah

Advokat yang aktif di lembaga pendidikan dan organisasi ini menambahkan, bila pekerjaan asal jadi ini terus dibiarkan, maka potensi KKN-nya terbuka besar sehingga uang rakyat bisa terbuang percuma.

Hal ini, sambungnya, juga harusnya jadi atensi pihak APH lainnya untuk mendalaminya.

“Dalam waktu dekat saya akan surati APH untuk mendalami masalah ini,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, pembangunan tembok penahan tanah (TPT) normalisasi sungai di Dusun Sukarela, Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes, yang dikerjakan pihak CV Azza tampak acakadut (berantakan-red) lantaran disinyalir dikerjakan asal-asalan.

Pekerjaan acakadut terindikasi kuat ketika terlihat di lokasi proyek pada saat pemasangan pondasi batu kali dalam kondisi tergenang air (banjir). Sebenarnya ada kisdam, tetapi tampaknya kisdam tersebut hanya sebagai syarat atau jontrot saja, faktanya kendati dipasangkan kisdam dan alkon tetap saja genangan air terlihat banjir. ***

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *