Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Purwasuka-Bekasi

Temuan Oil Spill di Pantura Karawang, PHE ONWJ : Tunggu Hasil Uji Laboratorium

0
×

Temuan Oil Spill di Pantura Karawang, PHE ONWJ : Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Sebarkan artikel ini
Corporatra Sekretaris PHE ONWJ, Wisnu B (kanan) saat bincang dengan Ketua Komisi III DPRD Karawang@2021SINFONEWS.com
Corporatra Sekretaris PHE ONWJ, Wisnu B (kanan) saat bincang dengan Ketua Komisi III DPRD Karawang@2021SINFONEWS.com
banner 325x300

Laporan : REDAKSI  I  Editor : RYAN S KAHMAN

“Hasil uji laboratorium nanti akan kami cocokan dengan minyak yang ada di kami. Kalau memang sama, maka kami yang bertanggung jawab,” ucapnya

SINFONEWS  I   KARAWANG – DISELA-sela Komisi III DPRD Karawang tinjau Pantai Sedari yang di duga tercemar tumpah minya (oil spill), yang ditemukan pada 21 Februari 2021 baru lalu,  pihak PHE ONWJ yang diwakili Corporatra Sekretaris PHE ONWJ, Wisnu B akhirnya angkat suara.

banner 325x300

Dikatakannya kronologis temuan tumpahan minyak mentah di Pesisir Utara Karawang pada 21 Februari 2021 lalu. Hingga hari ini, pihaknya belum bisa memastikan tumpahan minyak tersebut berasal dari PHE ONWJ.

Whisnu menjelaskan, pada 21 Februari lalu pihaknya mendapat laporan adanya minyak yang mendapat di Pulau Putri hingga menggeser ke Pantai Sedari. Menindaklanjuti laporan tersebut, PHE ONWJ langsung membersihkan pada tanggal 22 Februari.

“Kami membersihkan hingga benar-benar bersih. Kalau nanti muncul lagi, kami bersihkan lagi,” ujarnya saat ditemui di Pantai Sedari.

BACA SELANJUTNYA : ‘Sinopsis Ikatan Cinta’, Andin Menghilang Aldebaran Panik

Ia mengaku telah melakukan pengecekan pipa minyak, namun tidak menemukan adanya kebocoran.

“Kami sudah mengecek semua fasilitas, tidak ada kebocoran. Sampai hari ini kami tidak tahu itu minyak dari mana,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pada tanggal 23 Februari pihaknya juga telah mengambil sample minyak tersebut untuk dilakukan uji laboratorium. Namun hasil uji laboratorium kemungkinan baru bisa di dapat pada akhir pekan depan.

“Hasil uji laboratorium nanti akan kami cocokan dengan minyak yang ada di kami. Kalau memang sama, maka kami yang bertanggung jawab,” ucapnya.

Whisnu menambahkan, masalah kompensasi untuk warga terdampak tumpahan minyak mentah pada Agustus 2019 lalu, kini sudah memasuki tahap akhir.

“Kompensasi untuk kejadian Agustus 2019 Insya Allah selesai akhir bulan (Maret) ini,” papar dia.

Selain itu, PHE ONWJ juga tengah melakukan Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (PFLH) yang terdampak oleh tumpahan minyak pada Agustus 2019 lalu.

“Total ada 10 dokumen PFLH, sudah selesai tiga dokumen, sisa tujuh dokumen. Insya Allah akan selesai akhir tahun ini,” pungkasnya. (***).

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *