Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Hukum & Kriminal

Terancam 2 Tahun Penjara, Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang Dijerat Pasal Berlapis

0
×

Terancam 2 Tahun Penjara, Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang Dijerat Pasal Berlapis

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Tersangka Masuk Penjara @2021SINFONEWS.com
Ilustrasi Tersangka Masuk Penjara @2021SINFONEWS.com
banner 325x300

Laporan : REDAKSI  I  Editor : RYAN S KAHMAN

“Setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka JT penganiaya Cr perawat RS Siloam yang bersangkutan warga sipil biasa dan sekarang dalam proses pemeriksaan penyidik Reskrimum Polrestabes Palembang,” kata Kapolda Irjen Pol Eko

 SINFONEWS  I  PALEMBANG – JAGAT media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang viral, dengan menampilkan penganiayaan terhadap seorang perawat RS Siloam Palembang. Video tersebut menampilkan laki-laki berkaus merah mendorong seorang perawat hingga terjatuh.

banner 325x300

Menurut informasi, perawatan yang mendapat perlakuan tersebut bernama Christina Ramauli Simatupang. Pria yang menganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang tersebut akhirnya ditangkap polisi.

Pelaku JT ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Umum Polrestabes Palembang, di rumahnya di Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan.

Kini, polisi telah menetapkan status tersangka kepada Jason Tjakrawinata (JT) berusia 38 tahun itu, terkait kasus penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya, Palembang, dirinya pun kini sudah ditahan.

Dalam penuturan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira, ia menyebut atas tindakan itu Jason akan dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara dan Pasal perusakan.

“Selain dijerat kasus penganiayaan, Jason juga dijerat pasal perusakan terhadap ponsel milik seorang perawat inisial AR yang pada saat kejadian merekam aksi keributan tersebut,” tutur Kombes Irvan, Sabtu, 17 April 2021.

Irvan juga menjelaskan terkait motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap perawat tersebut, yakni lantaran emosi yang tak terbendung. Begitupun tersangka mengaku lelah, telah menjaga anaknya selama empat hari.

“Motif tersangka, karena emosi sesaat yang tak terbendung. Ia mengaku saat itu lelah sudah empat hari menjaga anaknya di rumah sakit tersebut. Ia emosi melihat tangan anaknya yang terluka usai dicabut infusnya oleh korban,” kata Irvan sebagaimana dikutip SINFONEWS.com dari laman Antara.

BACA JUGA : Waketu DPRD Jabar Tersangka KPK, Ini Daftar Kekayaan Ade Barkah Suherman

Kemudian pada kesempatan yang sama, Irvan meluruskan bahwa tersangka Jason bukan merupakan anggota Polri, seperti isu yang beredar di media sosial (medsos).

“Saya tegaskan pelaku bukan anggota polisi. Yang polisi itu yang melerai,” ujar Irvan.

Hal ini juga dibenarkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S, ia menjelaskan Jason yang ada dalam video viral tersebut dan melakukan penganiayaan terhadap perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, bukan anggota Polri.

“Setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka JT penganiaya Cr perawat RS Siloam yang bersangkutan warga sipil biasa dan sekarang dalam proses pemeriksaan penyidik Reskrimum Polrestabes Palembang,” kata Kapolda Irjen Pol Eko di Palembang, Sabtu (17/04).

Namun, setelah ditetapkan sebagai tersangka, Jason pun mengaku menyesali atas perbuatan yang telah dilakukannya dengan menyakiti orang lain.

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada korban, kepada keluarga korban, dan kepada semua pihak yang ada bersama korban, kepada pihak RS Siloam. Saya mengakui saya sudah melakukan tindakan itu (penganiayaan) yang kurang baik,” ujar Jason.(***)

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *