Scrool Untuk Membaca
banner 325x300
banner 970x250
Pendidikan

Upaya Cegah Penyalahgunaan Narkoba Di Lingkungan Kampus, Unsika Karawang Gandeng BNNK Dan Satres Narkoba Karawang Gelar Test Urine Bagi Civitas Akademika

10
×

Upaya Cegah Penyalahgunaan Narkoba Di Lingkungan Kampus, Unsika Karawang Gandeng BNNK Dan Satres Narkoba Karawang Gelar Test Urine Bagi Civitas Akademika

Sebarkan artikel ini
Upaya Cegah Penyalahgunaan Narkoba Di Lingkungan Kampus@2023SINFONEWS.com
Upaya Cegah Penyalahgunaan Narkoba Di Lingkungan Kampus@2023SINFONEWS.com
banner 325x300

Pewarta : AEP KURNIADI  |  Editor : RYAN S KAHMAN

“Penyalahgunaan narkoba dapat terjadi pada siapa saja, termasuk mahasiswa, dosen, dan karyawan. Oleh karena itu, tes urine dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan kebersihan dari pengaruh narkoba”

banner 325x300

KARAWANG | PROGRAM Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba (P4GN) dengan tema ‘Narkoba No!, Berprestasi Yes! resmi diluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (Unsika) Peluncuran program tersebut sebagai bagian dari upaya mereka untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus.

Acara berlangsung di Gedung Opon Sopandi di kampus Unsika dan dihadiri oleh seluruh komunitas akademik Unsika, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), serta Satuan Reserse Kriminal Narkoba (Satreskrim Narkoba) Polres Karawang.

Rektor Unsika Karawang Prof. Dr. H. Ade Maman, S.H., M.Sc., menekankan bahwa lembaga harus tetap bersih dari segala pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba. Ini dianggap sangat penting karena penyalahgunaan narkoba dapat merusak mental dan intelektual generasi muda.

Rektor juga menyoroti fakta bahwa penyalahgunaan narkoba dapat terjadi pada siapa saja, termasuk mahasiswa, dosen, dan karyawan. Oleh karena itu, tes urine dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan kebersihan dari pengaruh narkoba.

BACA JUGA : Audensi Dengan Kejari Karawang Bahas Polemik Ruislag, LMP Mada Jabar Karawang : Ruislag Masih Dalam Proses, Tidak Ada Ketentuan Yang Dilanggar Oleh Panitia

“Tes urine ini bukan hanya sebagai tindakan edukasi, tetapi juga sebagai klarifikasi bahwa komunitas Unsika bersih dari hal-hal negatif,” ujar Prof. Ade Maman.

Rektor Unsika menegaskan bahwa biaya tes urine relatif terjangkau dan upaya pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Jika ada yang dinyatakan positif dalam tes urine, langkah selanjutnya akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) atau BNNK.

Harapannya adalah agar seluruh komunitas akademik di lingkungan kampus Unsika menjadi komunitas yang bersih dan tidak memberi toleransi terhadap penyalahgunaan narkotika.

“Kampus diisi oleh anak muda, dan upaya ini dimaksudkan untuk mencegah kampus menjadi sasaran bagi individu dengan niat buruk yang ingin memanfaatkan situasi ini,” tandasnya. ***

Print Friendly, PDF & Email
banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *